forum notebook dan komputer
January 06, 2009, 12:36:09 PM *
Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length
News: 3 Member dengan post terbanyak, hingga 31 Desember 2008, masing-masing mendapat 1 unit MP4 Player 1GB! Baca aturan disini
 
  Home   Forum   Blog Help Search Gallery Login Register   *
Welcome, Guest. Please login or register.
January 06, 2009, 12:36:09 PM

Login with username, password and session length
Recent
by ReD
[Today at 10:00:03 AM]

by ReD
[Today at 09:54:14 AM]

by ReD
[January 05, 2009, 11:10:00 PM]

by ReD
[January 05, 2009, 10:56:20 PM]

by ReD
[January 05, 2009, 10:39:19 PM]
Theme Box

Links



Members
Total Members: 736
Latest: feerdaus
Stats
Total Posts: 4599
Total Topics: 566
Online Today: 13
Online Ever: 94
(November 12, 2008, 06:28:48 PM)
Users Online
Users: 0
Guests: 12
Total: 12

    Pages: 1 2 [3] 4
      Add bookmark  |  Print  
    Author Topic: Petunjuk Mengenai Baterai Notebook  (Read 7780 times)
    0 Members and 2 Guests are viewing this topic.
    didikjuga
    Full Member
    **

    Karma: 59
    Offline Offline

    Posts: 74
    Referrals: 0

    Thank You
    -Given: 0
    -Receive: 2


    « Reply #30 on: June 30, 2008, 12:32:47 PM »

    Kalo jatuh mah.. diluar warranty nih..
    Apes    Sad Sad
    Coba kalo laptop-nya diansurasikan full risk  Cheesy
    Bisa di claim tuch...


    Note :
    Aku bukan agen lhi and tidak berafiliasi dengan asuransi manapun  Grin
    Logged
    hbbr1
    Sr. Member
    ****

    Karma: 355
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 313
    Referrals: 1

    Thank You
    -Given: 2
    -Receive: 6


    Be Positive... Think Out of The Box


    « Reply #31 on: September 22, 2008, 08:19:13 AM »

    bro joe....

    klo menurut info yang pernah aq baca, katanya melapas baterai pada saat kabel power masih di pasang itu tidak baik
    alasannya...
    klo kita menggunakan listrik langsung itu beresiko untuk laptopnya karena tidak ada stabilisator dan penyimpan tenaga cadangan (ups ) yang bisa di ambil alih fungsinya oleh baterai laptop itu.

    sehingga klo baterai di lepas, maka tidak ada pertahanan dari laptop tsb terhadap listrik yang masuk...kecuali di beri stabilisator secara terpisah ( stavolt )

    tapi tidak mungkin khan klo kita membawa stavolt untuk mobile

    jadi total kerugian :

    klo baterai lappies yang rusak... max Rp 1,5 (ini aja untuk lappies yang mahal2)

    klo lappies yang rusak....................harga lappies

    hayo pilih mana?Huh?
    Logged
    ReD
    Hero Member
    *****

    Karma: 783
    Offline Offline

    Posts: 807
    Referrals: 4

    Thank You
    -Given: 0
    -Receive: 15


    LucuNyaaaa...


    « Reply #32 on: September 25, 2008, 10:08:01 PM »

    kayaknya pendapat Bung hbbr1 bener tuh..
    Tapii...
    Makanya baterenya dilepas sebelum tuh laptop dihidupkan, alias udah dicolok ke listrik  tanpa betere baru deh ON.

    Sehingga istilahnya tidak terjadi pergantian pemakaian listrik secara mendadak.  hehe
    Logged

    hbbr1
    Sr. Member
    ****

    Karma: 355
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 313
    Referrals: 1

    Thank You
    -Given: 2
    -Receive: 6


    Be Positive... Think Out of The Box


    « Reply #33 on: September 26, 2008, 09:08:15 AM »

    Bkn Begitu Sis Red....

    Klo lapies tuh lgsng di colokkan ke listrik tanpa batere di pasang, maka power lapies akan ambil listrik langsung dr colokan. nah klo listriknya naik-turun, khan kasian lapienya

    sedangkan klo batere di pasang, maka power akan ambil listrik yang sudah di olah (stabilkan) oleh batere. klo listriknya naik-turun yang pertama kene batere-nya aja.
    Logged
    j_topx
    Sr. Member
    ****

    Karma: 318
    Offline Offline

    Posts: 269
    Referrals: 2

    Thank You
    -Given: 1
    -Receive: 8


    let's free.........


    « Reply #34 on: September 26, 2008, 09:12:27 AM »

    Jadi klo lagi pake Laptop,
    dicolokin ke lisrtik(kond. baterai penuh) terus,gapa2 yao Mas?? ask
    Logged

    free your mind
    hbbr1
    Sr. Member
    ****

    Karma: 355
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 313
    Referrals: 1

    Thank You
    -Given: 2
    -Receive: 6


    Be Positive... Think Out of The Box


    « Reply #35 on: September 26, 2008, 09:35:37 AM »

    ya memperpendek umur batere sich...
    tp pilih mana.......
    batere lapienya yg rusak?Huh? ato
    langsung lapieenya yg rusak???

    hayo.................
    Logged
    Joe
    Administrator
    Hero Member
    *****

    Karma: 520
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 573
    Referrals: 1

    Thank You
    -Given: 4
    -Receive: 29



    WWW
    « Reply #36 on: September 26, 2008, 10:13:59 AM »

    pendapat saya gini:
    Listrik dari power external itu masuk ke laptop, trus langsung cabang 2 (paralel) 1 mengisi baterai, 1 lagi memberikan tenaga ke laptop.
    Ini saya simpulkan, karena jika hubungannya seri, listrik-baterai-laptop, maka ketika nancep listrik & baterai di lepas, maka akan mati laptopnya.
    Tapi kenyataannya kan tidak.
    Jadi baterai itu sama sekali tidak ada fasilitas stabilizernya.
    Didalamnya cuma baterai kering, yang nyimpen tenaga saja.
    Jadi seperti ups yang tanpa stabilizer
    Logged

    Need Computer stuff? Goto: www.anugrahpratama.com
    hbbr1
    Sr. Member
    ****

    Karma: 355
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 313
    Referrals: 1

    Thank You
    -Given: 2
    -Receive: 6


    Be Positive... Think Out of The Box


    « Reply #37 on: September 26, 2008, 02:59:51 PM »

    akhirnya.... gw nemuin lg infonya...
    nih gw copas...

    Laptop di-Charge sambil Baterai Terpasang
    Baterai laptop pada dasarnya mirip dengan fungsi UPS (uninteruptible power supply) pada PC Desktop. Jika terjadi gangguan listrik, misalnya listrik tidak stabil atau mati lampu, maka baterai yang akan memegang peranan penting untuk menjaga listrik untuk komponen laptop.

    Lebih disarankan lagi, menambahkan Stavolt (stabilizer) sebelum adapter laptop dicolok ke listrik. Hal ini supaya baterai tidak bekerja terlalu keras jika listrik tidak stabil. Sebagai informasi harga:
    * stavolt "Matsunaga" harganya 120rb-150rb
    * baterai laptop Acer harganya 600rb-1jt

    Beberapa informasi mengatakan, memakai laptop sambil dicharge dengan baterai terpasang akan mengurangi durability baterai. Saya menggaransi informasi tsb BENAR.

    Tapi kembali lagi ke masalah nilai ekonomis. Lebih baik baterai nge-drop atau laptop rusak ketika terjadi gangguan listrik? Sebagai informasi harga:
    * baterai laptop Acer harganya 600rb-1jt
    * 1 unit laptop Acer harganya 5juta keatas

    Masalah lain yg timbul akibat sering bongkar pasang baterai adalah merusak kunci penahan baterai.

    Jadi kesimpulannya, baterai laptop sebaiknya tetap terpasang pada laptop. Kecuali laptop tersebut akan disimpan untuk jangka waktu yg lama (diatas 1 bulan) atau baterai tersebut sudah rusak.

    Posted by TITAN Komputindo at 07:02

    nah itu informasi yang menjadi dasar gw berpendapat spt itu.

    yang bener yang mana sih?Huh?
    Logged
    ReD
    Hero Member
    *****

    Karma: 783
    Offline Offline

    Posts: 807
    Referrals: 4

    Thank You
    -Given: 0
    -Receive: 15


    LucuNyaaaa...


    « Reply #38 on: September 27, 2008, 12:58:22 AM »

    Hoho naiz info, tp "menambahkan Stavolt (stabilizer) sebelum adapter laptop dicolok ke listrik"
    tuh mksd nya gimn sih? kaga ngarti...
    Logged

    Wawo
    Full Member
    **

    Karma: 91
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 55
    Referrals: 1

    Thank You
    -Given: 7
    -Receive: 0


    « Reply #39 on: September 27, 2008, 10:44:13 PM »

    wah... kayaknya aga mirip dngan batre handphone ya?...
    Logged
    Wawo
    Full Member
    **

    Karma: 91
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 55
    Referrals: 1

    Thank You
    -Given: 7
    -Receive: 0


    « Reply #40 on: September 28, 2008, 01:13:28 AM »

    Kalo pendapat saya: Biasanya untuk produk elektronik. Ada blok rangkaian power supply. Di dalam rangkaian tersebut sudah terdapat regulator (bukan transformator) dalam bentuk terintegrasi (IC atau chip). Adapun regulator tersebut digunakan menyesuaikan kebutuhan rangkaian lainnya sehingga 'aman' dari kelebihan tegangan listrik. Ini didasarkan pengalaman saya waktu itu saya menggunakan IC regulator 5V (7805). Pada saat itu saya memberi input 7,5volt dan 9 volt dan ternyata menghasilkan tegangan yang sama yaitu 5 volt. Jadi saya menyimpulkan hal ini berlaku pada barang elektronik dan lattop.

    UPS sendiri berfungsi sebagai baterai plus stabilizer. Karena listrik Ac dari pln yg digunakan tidak stabil (nilainya tidak selalu 220V tetapi naik turun di sekitarnya). Selain itu UPS juga dapat menolong kita melakukan 'shut down' pada desktop pc jika seandainya mati listrik.

    Saya setuju dengan pendapat om Joe baterai hanya elemen kering yg tidak memiliki UPS, karena baterai diciptakan oleh pabrik untuk menyimpan energi listrik. Tegangan yang dikeluarkan baterai akan  oleh diproses oleh regulator agar tegangannya sesuai kebutuhan lattop.
    Tentu saja baterai suatu saat dapat rusak karena usia pemakaian (mirip dengan baterai handphone).

    Smoga membantu, kalo salah mohon maaf... mohon bantu ralat kalo ada kesalahan..
    thx
    Logged
    Joe
    Administrator
    Hero Member
    *****

    Karma: 520
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 573
    Referrals: 1

    Thank You
    -Given: 4
    -Receive: 29



    WWW
    « Reply #41 on: September 28, 2008, 05:18:37 AM »

    Laptop di-Charge sambil Baterai Terpasang
    Baterai laptop pada dasarnya mirip dengan fungsi UPS (uninteruptible power supply) pada PC Desktop. Jika terjadi gangguan listrik, misalnya listrik tidak stabil atau mati lampu, maka baterai yang akan memegang peranan penting untuk menjaga listrik untuk komponen laptop.
    Ini kata-katanya memang kurang pas. Tapi dimaksud 'mirip dengan fungsi UPS' adalah ketika listrik mati, laptop tidak langsung mati. Itu saja.
    Bukan seolah-olah ada fungsi stabilizer didalam baterai laptop.

    Memang, untuk semua produk elektronik berlaku sbb: Jika terlalu sering kehilangan power mendadak (krn listrik mati) dan suplai listrik tidak stabil, akan menyebabkan kerusakan komponen didalam peralatan tersebut.

    Kalo pendapat saya: Biasanya untuk produk elektronik. Ada blok rangkaian power supply. Di dalam rangkaian tersebut sudah terdapat regulator (bukan transformator) dalam bentuk terintegrasi (IC atau chip). Adapun regulator tersebut digunakan menyesuaikan kebutuhan rangkaian lainnya sehingga 'aman' dari kelebihan tegangan listrik. Ini didasarkan pengalaman saya waktu itu saya menggunakan IC regulator 5V (7805). Pada saat itu saya memberi input 7,5volt dan 9 volt dan ternyata menghasilkan tegangan yang sama yaitu 5 volt. Jadi saya menyimpulkan hal ini berlaku pada barang elektronik dan lattop.
    Ini benar. Setiap alat elektronik pasti ada bagian regulatornya. Ada yang 'integrated', jadi satu didalam alatnya, ada juga yang terpisah. Nah, yang terpisah, biasanya jadi satu dengan adaptornya.

    Jadi, menurut saya begini, jika suplai listrik di tempat kamu pake laptop sering padam, sebaiknya baterai tetap terpasang. Tapi jika jarang padam, mending lakukan teknik di hal 1, untuk menjaga keawetan baterai.

    Bagaimana pendapat anda? smilehihi
    Logged

    Need Computer stuff? Goto: www.anugrahpratama.com
    hbbr1
    Sr. Member
    ****

    Karma: 355
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 313
    Referrals: 1

    Thank You
    -Given: 2
    -Receive: 6


    Be Positive... Think Out of The Box


    « Reply #42 on: September 28, 2008, 05:38:36 AM »

    ooooo.........

    begitu yah.....
    masuk akal juga tuh penjelasanya....

    tp klo menurut gw, lbh baik qta pake stavolt aja....
    biar awet... listrik yang masuk khan udah di stabilkan....

    pertanyaannya.... ada ga stavolt yang bisa buat mobile???
    klo ada kisaran brp yach harganya???
    Logged
    j_topx
    Sr. Member
    ****

    Karma: 318
    Offline Offline

    Posts: 269
    Referrals: 2

    Thank You
    -Given: 1
    -Receive: 8


    let's free.........


    « Reply #43 on: September 28, 2008, 10:52:19 AM »

    Nich tambahan info......
    tentang baterai NB.....
    semoga bermanfaat....... coolcool

    Karakteristik & Tips Baterai Lithium (Li-Ion) pada Notebook

    Berikut ini merupakan informasi yang berkaitan dengan battere Lithium (Li-On)
    yang banyak digunakan pada Notebook, PDA, HP, dan sebagainya. Baterai jenis ini
    memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut:

    Jika package battere Li-Ion dibuka, sebetulnya didalamnya mengandung beberapa buah battere kecil yang disebut sebagai CELL. Semakin banyak CELL-nya (artinya semakin banyak battere-nya), akan membuat daya tahan-nya lebih lama. Saat ini jumlah CELL pada battere Notebook berkisar antara 4, 6 dan 8 Cell.

    Jumlah CELL juga akan mempengaruhi berat battere-nya, dan berimbas pada berat notebook secara keseluruhan. Inilah yang menjelaskan kenapa notebook ringan juga menggunakan battere dengan jumlah cell sedikit. Misalnya : SubNotebook menggunakan battere 4-cell.

    Battere Li-Ion TIDAK mengenal "Memory Effect", yaitu suatu kondisi dimana jika battere tidak di-charge sampai full (100%) maka kemampuannya
    akan berkurang. Jadi tidak ada istilah bahwa jumlah pemakaian charge akan mempengaruhi kondisi battere tsb.

    Jika di-charge 100% dan disimpan pada suhu rata-rata 25? maka kemampuan / umur battere Li-Ion akan berkurang 20% setiap tahunnya (lihat tabel dibawah). Ini dalam pemakaian normal.

    Pada saat notebook tidak digunakan, maka charge battere sebaiknya rata-rata 40% saja (jangan sampai di-charge penuh). Karena jika keadaan full charge, kondisi itu akan membuat battere lebih banyak kehilangan daya tahannya. Ini juga menjelaskan kenapa jika kita membeli notebook / HP baru, battere selalu TIDAK DALAM KEADAAN PENUH.
    Storage TemperatureStorage Temperature   40% Charge   100% Charge
    0 °C    2% loss after 1 year   6% loss after 1 year
    25 °C    4% loss after 1 year    20% loss after 1 year
    40 °C   15% loss after 1 year    35% loss after 1 year
    60 °C   25% loss after 1 year    40% loss after 1 year




    Battere Li-Ion juga akan berkurang kemampuannya apabila suhu menjadi semakin panas. Ini yang menjelaskan kenapa pada notebook Celeron M, daya tahan battere semakin berkurang. Celeron M itu tidak memiliki fitur SpeedStep Technology seperti pada Pentium M / Core Duo, sehingga clock speed tidak bisa diturunkan dan membuat notebook semakin panas.

    Teknologi kimia Li-Ion sebetulnya aman apabila digunakan secara wajar dan sesuai petunjuk. Tapi baterai ini juga dapat MELEDAK / TERBAKAR pada kondisi tertentu, seperti pada kondisi panas yang ekstrim dan berlebihan. Sebaiknya jangan meletakkan notebook pada mobil yang terparkir terbuka pada siang hari yg terik !

    Berbeda dengan tipe battere lainnya seperti Ni-Cd, Li-Ion dapat di-charged berulang kali tanpa kehilangan kualitasnya. Pada saat Notebook tidak digunakan dalam waktu lama, sebaiknya charge battere jangan melebihi 40% agar pengurangan umur battere tidak terlalu cepat.

    Tips dalam penggunaan Battere Lithium (Li-Ion) :

    Jika tidak digunakan, Battere Li-Ion sebaiknya disimpan dalam kondisi ruangan dingin karena temperatur panas akan memperpendek umur battere. Yang paling ideal jika disimpan didalam kulkas, tapi tidak boleh disimpan dalam freezer (pembekuan) karena akan mempengaruhi struktur kimia didalamnya. Semua ion akan membeku dalam suhu dibawah -40?.

    Battere Li-Ion tidak boleh dikosongkan sampai 0%.

    Umur battere Li-Ion juga dapat dipengaruhi oleh fluktuasi voltage yg sering terjadi di malam hari. Paling aman jika digunakan terus-menerus sebaiknya menggunakan UPS atau stabilizer.

    Jangan memasang battere dalam keadaan terbalik, sehingga pin-contact kutub berbeda saling tertukar.

    Jangan menghubungkan pin kutub negatif dan positif dengan bahan kontak tertentu, seperti kabel atau pelat.

    Jangan membawa battere dalam satu tempat dengan bahan-bahan dari metal/logam.

    Jangan menjatuhkan, memukul, menusuk atau menghimpit battere dengan benda-benda tertentu.

    Jangan melakukan solder apapun pada battere.

    Jangan menaruh battere dalam air, air mengandung garam atau tempat lembab.

    Jangan membuka package battere, dan jangan sekali-kali memodifikasinya.

    Jangan meletakkan batere pada tempat yang panas, sumber api, atau tempat terbuka yang terik.
    Logged

    free your mind
    Joe
    Administrator
    Hero Member
    *****

    Karma: 520
    Offline Offline

    Gender: Male
    Posts: 573
    Referrals: 1

    Thank You
    -Given: 4
    -Receive: 29



    WWW
    « Reply #44 on: September 29, 2008, 06:06:37 AM »

    pertanyaannya.... ada ga stavolt yang bisa buat mobile???
    klo ada kisaran brp yach harganya???
    saat ini blm ada. yg ada ya stavol biasa itu Grin
    Logged

    Need Computer stuff? Goto: www.anugrahpratama.com
    Pages: 1 2 [3] 4
      Add bookmark  |  Print  
     
    Jump to:  


    Related Topics
    Subject Started by Replies Views Last post
    Petunjuk Mengenai Baterai Handphone
    PDA and Handheld
    DeviLian_Art 4 1381 Last post December 07, 2008, 08:04:32 PM
    by Joe
    Jual Notebook second HP
    Jual Beli
    male22r 6 936 Last post July 17, 2008, 01:06:55 PM
    by saveme
    notebook utk design
    Notebook/Laptop apa yang mesti saya beli?
    ngahwi 1 429 Last post August 07, 2008, 12:52:34 PM
    by saveme
    Informasi mengenai virus dari Yahoo messenger
    Review & News Notebook, Computer, PDA, IT Product
    Wawo 3 531 Last post January 04, 2009, 01:10:36 PM
    by peng²
    Seputar Display Notebook
    Notebooks and Laptops
    Joe 8 782 Last post October 30, 2008, 04:15:56 PM
    by saveme
    Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1.6 | SMF © 2006-2008, Simple Machines LLC
    TinyPortal v0.9.8 © Bloc | Sitemap
    Valid XHTML 1.0! Valid CSS!


    Google visited last this page Today at 12:12:59 PM