Jakarta - Memasuki tahun fiskal 2008, Microsoft mulai menggarap pendidikan sebagai salah satu sasaran utama. Menurut Presiden Direktur Tony Chen, hal tersebut merupakan bagian dari semangat Microsoft untuk menjadikan sasaran bisnisnya tahun ini sebagai "Dedikasi untuk Negeri."
"Pendidikan sangat penting. Masa depan negeri ini ditentukan oleh pendidikan yang baik. Melalui pendidikan kita ingin muncul Bill gates-Bill Gates baru dari Indonesia," ujarnya di sela-sela jamuan makan malam bersama media di Rumah Daksa, Jakarta, Selasa (26/8).
Salah satu yang akan dilakukan Microsoft untuk mendukung pendidikan adalah membagikan paket software secara gratis dalam program yang disebut Dream Spark ke sejumlah universitas. Dream Spark merupakan kumpulan software yang dapat dipakai sebagai alat untuk mengembangkan dan mendesain berbagai aplikasi, termasuk membuat game komputer.
"Tujuannya memang mewujudkan mimpi-mimpi mereka sehingag disebut Dream Spark," kata Tony Seno Hartono, National Technology Officer Microsoft Indonesia. Ia mengatakan, dengan menghadirkan software-software tersebut secara cuma-cuma, kelompok mahasiswa dari berbagai latar belakang akan lebih mudah berkolaborasi untuk menciptakan aplikasi.
Dream Spark telah dimulai sejak Februari 2008 di berbagai negara, namun baru akan masuk ke Indonesia mulai September. Pada tahap awal, distribusi akan dimulai di ITB dan perguruan-perguruan tinggi yag masuk dalam jaringan Astikom (Asosiasi Perguruan Tinggi Komputer). Mahasiswa di institusi yang telah bekerja sama dengan Microsoft dapat memperolehnya cuma-cuma dengan cara mengunduh (download). Ke depan, selain memperluas penyebarannya, Microsoft Indonesia juga berupaya agar Dream Spark dapat diakses lebih mudah melalui media CD atau server lokal. Sumber: kompas.com
Semoga software yg dibagi2 bisa berguna yah..
